Agen Bola Terpercaya – Perjalananan 8 Klub Ke Perempat Final Liga Champions Yang Mengejutkan

Seluruh pertandingan di babak 16 besar musim ini telah diakhiri di Liga Champions Eropa sudah mengakhiri pada Kamis 16 Maret 2017. Dalam perebutan sengit tiket perempat final, banyak kejutan yang tercipta.

Wakil terbanyak di babak perempatfinal berasal dari Spanyol yaitu Real Madrid, Barcelona dan Atletico Madrid.

Dua jagoan Jerman dari Bundesliga juga lolos yaitu, Borussia Dortmund dan Bayern Munich. Sisanya, dari Leicester City untuk Inggris, AS Monaco dari Prancis, dan Juventus dari Italia.

Beberapa catatan menarik lolosnya kedelapan tim tersebut terlahir dari babak 16 besar ini, salah satunya 62 gol yang diciptakan. Sepanjang 16 besar, masih kejutan lainn yang terjadi, berikut rinciannya.

1.  Di babak 16 besar, Bayern Munich dan Real Madrid menorehkan kemenangan yang serupa dimana Bayern  mengalahkan Arsenal 5-1 sementara Madrid menang 3-1 atas Napoli. Nyaris serupa baik di laga tandang ataupun kandangnya.

2. Comeback sensional tercatat dilakukan oleh Barcelona. Di leg pertama mereka kalah 0-4 dari PSG. Namun, pada leg kedua di Camp Nou, El Barca dengan skor 6-1 sukses mengalahkan PSG. Sepanjang sejarah Liga Champions, ini merupakan comeback terbesar.

3.  Di Liga Champions musim ini, Juventus merupakan tim yang hampir tidak pernah kebobolan. I Bianconeri baru kemasukan dua gol sampai pada akhirnya lolos ke perempatfinal. Sebaliknya, tim yang paling banyak kebobolan adalah Barcelona mulai dari babak penyisihan grup hingga Liga Champions dengan total 26 gol.

4. Dominasi klub-klub asal Spanyol terlihat pada Perempatfinal Liga Champions musim ini. Selalu ada tiga klub yang berasal Spanyol di babak delapan besar sejak musim 2012-2013.

5. Rekor terbesar dicatat oleh Leicester City pasca lolos ke perempatfinal Liga Champions. The Foxes mengulangi pencapaian Malaga sejak musim 2012-2013. Jarang sekali ada tim debutan yang mampu lolos ke partai final Liga Champions sejak berganti format pada 1992. Terakhir pada semifinal musim 2005-2006, prestasi terbaik tim debutan diraih oleh Villarreal.

6. Manajer Manchester City, Pep Guardiola harus menelan pil pahit usai kegagalannya merebut tiket ke perempat final. Skuat yang diasuh oleh Guardiola, selama berkarier sebagai pelatih selalu lolos ke perempatfinal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *