Agen Sabung Ayam – Menghitung Transfer ‘Gagal’ Barcelona Sebesar €150m

The Catalans telah melakukan investasi besar-besaran semenjak 2 musim panas lalu, namun pemain yang dibawa ternyata tidak membawa perkembangan apapun kepada tim.

Bagi yang belum tahu, Barcelona saat ini telah keluar dari kompetisi Eropa setelah melewati babak perempat final di 2 musim secara beruntun. Memang sebetulnya banyak alasan kenapa Barcelona dapat keluar dari zona Eropa tersebut, namun yang paling disorot saat ini adalah aktifitas transfer mereka semenjak 2 tahun lalu yang berperan besar dalam kemerosotan performa tim Catalans tersebut.

Barca telah memenangkan Treble di musim pertama Luis Enrique menjabat. Hal itu diikuti dengan investasi besar-besaran di musim panas yang meboyong Ivan Rakitic, Luis SuarezMarc-Andre ter Stegen, Claudio Bravo, Jeremy Mathieu dan sebagainya. Investasi tersebut dilakukan untuk upaya membangun ulang komposisi tim karena performa mengecewakannya di musim 2013-14.

Sanksi ban FIFA untuk melakukan aktifitas transfer selama setahun saat itu membuat direktur olahraga Andoni Zubizarreta kehilangan pekerjaannya pada bulan Januari 2015. Namun setelah adanya kemajuan dalam permainan lapangan, akhirnya ia terbukti telah membeli dengan baik.

Berbeda dengan Andoni Zubizarreta, suksesornya Robert Fernandez ternyata tidak menuai hasil yang baik dari pilihan transfernya. Walaupun semua pemain rekrutan tahun 2014 dapat membuktikan kemampuannya (dengan pengecualian untuk Thomas Vermaelen dan Douglas) tapi belum ada pemain tersebut yang dapat membawa angin perubahan untuk tim.

Meskipun FIFA telah melakukan sanksi ban karena recruitment pemain muda yang janggal untuk La Masia, Barca tetap memboyong 2 pemain di musim panas 2015 yaitu Aleix Vidal dan Arda Turan.

Arda Turan saat itu diboyong dari Atletico Madrid dengan nilai awal €34 Miliar, setelah Xavi mengakhiri karir panjangnya di klub Catalan dengan pindah ke Qatar. Sedangkan Vidal dibeli dengan nilai €18 Miliar dari Sevilla yang nantinya akan digunakan sebagai pengganti Dani Alves.

Walaupun sudah dibeli, Arda Turan cs harus berada di pinggir lapangan sampai sanksi ban yang diberikan FIFA kepada Barca selesai di Januari 2016. Hal ini pun membuat mereka tidak dapat berintegrasi dengan tim secara penuh sampai sanksi tersebut dihilangkan.

Arda Turan Barcelona

Arda Turan Barcelona

Arda sendiri menunjukkan peningkatan performa di musim keduanya namun jika ia diposisikan sebagai penyerang yang membackup neymar. Berbeda dengan harapan Barca saat pertama kali merekrutnya yaitu diposisikan sebagai pemain gelandang, dimana performa Arda saat berada di posisi gelandang kurang memberikan kreatifitas dan kualitas yang rendah tidak seperti Xavi dulu.

aleix vidal barcelona

aleix vidal barcelona

Sedangkan untuk Aleix Vidal sendiri dicadangkan di penghujung akhir 2016-17 karena cedera serius yang dihadapinya. Padahal saat itu Vidal sedang mulai menunjukkan performa positif setelah menghabiskan waktu setengah tahun tidak tersinkronisasi dengan gaya permainan Barca.

Salah satu masalah serius yang dihadapi Barca saat ini adalah posisi defender-kanannya yang dikarenakan kepergian Dani Alves menuju Juventus. Benar saja, Sergi Roberto yang aslinya pemain gelandang pun dimainkan untuk mengganti posisi Dani Alves yang akhirnya langsung menjadi bulan-bulanan PSG dengan skor akhir 4-0 pada fase 16 besar Champions League lalu.

Pemain bek kiri Lucas Digne memulai dengan start yang cukup bagus semenjak kedatangannya dari PSG dengan nilai €16.5 Miliar. Namun ia hanya dimainkan sebagai Backup karena sudah ada Jordi Alba yang menjadi pilihan utama di posisi itu dan Jeremy Mathieu yang dapat bermain disitu juga. Yang Barca butuhkan sebenarnya ada di posisi sebaliknya yaitu bek kanan yang masih kosong semenjak Dani Alves pergi.

Selain itu, Denis Suarez yang dibawa kembali dari klub dengan potongan harga €3.25 Miliar telah menunjukkan tanda positif yang mungkin nantinya ia akan menjadi pemain penting di Blaugrana nantinya. Sementara Jasper Cillessen yang diboyong dari Ajax dengan nilai €13 Miliar telah bermain baik di kompetisi Copa del Rey dan menjadi pilihan yang solid sebagai pengganti Stegen nantinya.

Setelah tereliminasi dari Champions League musim lalu, Luis Enrique selaku manajer Barcelona langsung meminat klub untuk memboyong penyerang top-class yang bertujuan untuk mengistirahatkan penyerangnya. Keputusan tersebut akhirnya dijatuhkan kepada striker Spanyol Paco Alcacer, yang dibeli dari Valencia dengan nilai €30 Miliar.

paco alcacer barca

paco alcacer barca

Namun ternyata ekspektasi dan realita berbeda, Paco Alcacer sejauh ini hanya dapat mencetak 5 gol yang akhirnya membuat ia belum mendapat kepercayaan Luis Enrique untuk memainkannya di posisi penyerang. Pada akhirnya Luis Suarez pun dimainkan di hampir semua pertandingan. Namun yang paling mengejutkan adalah sebetulnya Barca telah mempunyai penyerang yang telah beradaptasi dengan permainan Barca yaitu Munir El-Haddadi, namun mereka tetap menggelontorkan uang €30 Miliar untuk pemain yang masih belum menunjukkan kemampuannya dibandingkan penyerang yang lahir di markas sendiri.

Jadi pada akhirnya, hanya €25 Miliar dari €175 Miliar yang dikeluarkan Barcelona selama 2 musim panas terakhir yang berbuah hasil. Mungkin nantinya pemain-pemain tersebut akan beradaptasi dan berkembang, namun itu bukanlah kemewahan yang dimiliki Barca sekarang.

Barcelona saat ini benar-benar membutuhkan pemain yang dapat menggantikan potensi Xavi, Alves dsb, agar dapat bertahan di puncak persepakbolaan Eropa terlebih lagi dengan La Masia yang sudah tidak produktif lagi, Barca benar-benar terancam sekarang.

Tags:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *