Hakim Melarang Sidang e-KTP

Hakim Melarang Sidang e-KTP Disiarkan Secara Langsung!

Agen Sabung Ayam – Hakim Melarang Sidang e-KTP Disiarkan Secara Langsung!

KPI atau yang lebih dikenal sebagai Komisi Penyiaran Indonesia bersama aliansi jurnalis dan Dewan Pers lainnya memberikan pernyataan sikap bersama tentang kebijakan majelis hakim yang memutuskan untuk melarang siaran langsung atau Live Broadcast sidang kasus korupsi e-KTP di Indonesia. Agung Suprio selaku Komisioner KPI turut menyatakan bahwa imbauan ini bertujuan untuk membuka mata Majelis Hakim Indonesia.

Agung mengatakan bahwa ini bukanlah era Order Baru, ia mengharapkan bahwa imbauan ini dapat membuka mata majelis hakim karena masyarakat membutuhkan informasi dari pemberitaan yang terpercaya, bukan dari media sosial.

Karena itu ia berharap agar pada persidangan selanjutnya, majelis hakim akan membuka kembali persidangan yang kemaren lalu ditutup tersebut. pembuka sidang akan meliputi pembacaan dakwaan, eksepsi, replik, duplik, putusan sela, tuntuan, pleidoi, dan vonis.

Agung pun juga mengatakan bahwa sidang korupsi e-KTP ini berbeda dengan kasus penodaan agama baru-baru ini. Ini dikarenakan bahwa dalam kasus penodaan agama, memang ada potensi pelanggaran P3SPS atau Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran. Namun kasus korupsi ini tidak memiliki unsur SARA sehingga tidak berpotensi melanggar P3SPS, karena itu memang sebaiknya persidangan ini disiarkan secara langsung atau live

Selain itu Agung pun juga melanjutkan bahwa isu ini sudah tersebar di media sosial dan hampir tidak mungkin bisa dikendalikan lagi. Hampir seluruh masyarakat Indonesia telah mengetahui Isu ini. Menurut Agung, hal ini dapat mengakibatkan krisis terhadap siapa saja.

Usaha Dewan Pers dalam pengajuan Gugatan ini akan didukung Agung 100%, jika pernyataan sikap hari ini tidak ditanggap secara serius oleh Majelis Hukum. Akan tetapi Agung tidak menjelaskan secara rinci soal gugatan tersebut dan mengaku bahwa ia akan menunggu sikap majelis hakim terlebih dahulu.

Yang pasti adalah, kami hadir disini untuk membentu aliansi. Tema besar dari aliansi ini adalah kebebasan pers dan hak masyarakat dalam memperoleh informasi. Kami pun juga akan mendukung usaha Dewan Pers dalam pengajuan gugatannya bersama aliansi jurnalis, untuk waktunya kami belum tahu kapan, kita lihat saja perkembangan dan sikap majelis hakim nantinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *